Fabio Capello Prediksi AC Milan Tetap Jadi Tim Penggembira di Serie A 2019/20

Musim lalu AC Milan kembali gagal menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tim besar di Italia dan bahkan Eropa. Karena musim 2018/19 kemarin mereka juga harus kembali melanjutkan puasa gelar yang sudah dimulai sejak tahun 2011 yang lalu. Di Serie A musim lalu AC Milan juga hanya mampu finish di posisi ke-5 dengan koleksi 68 poin, tertinggal 1 poin dari Inter Milan yang berada di posisi ke-4. Dengan demikian, AC Milan dipastikan gagal berkompetisi di Liga Champions Eropa musim depan dan hanya berhak bermain di Liga Europa.

AC Milan Mulai Berbenah

Untuk kembali meraih kejayaan di Eropa, AC Milan mulai berbenah dengan memecat Gennaro Gattuso dan menggantikannya dengan Marco Giampaolo. Reputasi Giampaolo sebagai pelatih bisa dibilang cukup apik, terlebih di musim lalu arsitek berusia 51 tahun itu berhasil mengantarkan Sampdoria menyelesaikan kompetisi Serie A dengan berada di urutan ke-9 klasemen. Padahal bisa dibilang Sampdoria tidak memiliki skuat yang mumpuni.

Demi memperkuat skuatnya pada musim depan, Giampaolo pun sudah menyiapkan daftar nama pemain incaran yang di mana semuanya memiliki kualitas di atas rata-rata. Meskipun sampai saat ini belum mampu mendatangkan pemain incaran, namun Giampaolo meyakini bahwa dirinya bisa membangun skuat yang mengerikan bersama AC Milan di musim depan.

Fabio Capello Sebut AC Milan Belum Layak Juara Serie A

Di sisi lain, mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello menyebutkan bahwa saat ini AC Milan masih belum layak disebut sebagai penantang utama gelar juara Serie A. Karena AC Milan masih dihadapkan pada masalah keuangan, yang membuat mereka kesulitan untuk mendatangkan pemain berkualitas dengan harga yang mahal.

“AC Milan tidak akan berpartisipasi dalam perburuan gelar Serie A Italia karena masalah teknis dan keuangan mereka,” kata Capello.

Selain AC Milan, Capello juga memprediksi bahwa AS Roma dan Lazio akan mengalami nasib yang sama, yakni harus dihadapkan dengan masalah keuangan. Ia pun menjagokan Juventus akan kembali menjadi juara Serie A 2019/20.

Untuk kamu yang suka bermain sbobet, langsung saja bergabung dengan 988BET dan kunjungi Imagerous.com untuk mendapatkan update informasi seputar sepak bola.

Prediksi Ekuador vs Jepang, Hanya Laga Formalitas

Matchday ketiga babak penyisihan Grup C Copa America 2019 akan mempertemukan antara Ekuador melawan Jepang di Estádio Governador Magalhães Pinto (Belo Horizonte, Minas Gerais), Selasa (25/06) pagi mulai pukul 06:00 WIB.

Ekuador

Saat ini Ekuador masih berada di posisi ke-4 atau juru kunci klasemen sementara Grup C dengan koleksi 0 poin. Hal itu terjadi karena Ekuador harus menelan kekalahan di dua pertandingan sebelumnya.

Oleh sebab itu, ini adalah kesempatan emas bagi Ekuador untuk bisa meraih kemenangan perdana di Copa America 2019. Karena meskipun sudah dipastikan tersingkir, namun setidaknya kemenangan di laga pamungkas Grup C bisa sedikit menjaga nama baik Ekuador di kancah sepak bola Amerika Latin.

Peluang Ekuador untuk mengalahkan Jepang juga cukup terbuka. Hanya saja mereka harus dihadapkan pada kenangan buruk ketika laga melawan Jepang, karena di pertemuan terakhir mereka harus mengakui keunggulan tim Samurai Biru dengan skor 1-0.

Pada pertandingan kali ini Ekuador kemungkinan bakal menggunakan formasi 4-3-3. Pemain Ekuador yang diprediksi bakal menjadi sorotan pada laga nanti adalah Antonio Valencia, mengingat dirinya adalah salah satu punggawa andalan salah satu klub terbesar di dunia, Manchester United pada musim kompetisi 2018/19.

Jepang

Sementara untuk saat ini Jepang masih menghuni posisi ketiga di klasemen sementara Grup C dengan koleksi 1 poin, hasil dari laga imbang 2-2 melawan Uruguay. Jepang sendiri masih memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya, meskipun sangat tipis. Untuk bisa lolos, Jepang harus bisa mengalahkan Ekuador dengan skor telak lebih dari 4 gol, dan berharap Uruguay dikalahkan oleh Chile dengan skor telak di matchday ketiga.

Untuk bisa mengalahkan Ekuador, Jepang harus mampu bermain disiplin dan meminimalisir kesalahan sekecil apa pun. Mereka juga harus mampu mematikan pergerakan playmaker Ekuador, Jefferson Intrigago. Karena tak jarang pusat serangan Ekuador bermula dari pemain kelahiran tahun 1996 tersebut.

Pada pertandingan nanti Jepang kemungkinan akan menggunakan formasi 4-4-2. Pemain muda, Takefusa Kubo diprediksi akan kembali menjadi andalan Jepang di lini depan.

Head to Head Ekuador vs Jepang

30/03/06 Jepang 1 – 0 Ekuador

Lima Pertandingan Terakhir Ekuador

27/03/19 Honduras 0 – 0 Ekuador

02/06/19 Venezuela 1 – 1 Ekuador

10/06/19 Mexico 3 – 2 Ekuador

17/06/19 Uruguay 4 – 0 Ekuador

22/06/19 Ekuador 1 – 2 Chile

Lima Pertandingan Terakhir Jepang

26/03/19 Jepang 1 – 0 Bolivia

05/06/19 Jepang 0 – 0 Trinidad and Tobago

09/06/19 Jepang 2 – 0 El Salvador

18/06/19 Jepang 0 – 4 Chile

21/06/19 Uruguay 2 – 2 Jepang

Prediksi Line Up Ekuador vs Jepang

Ekuador (4-3-3): Alexander Dominguez, Beder Caicedo, Gabriel Achilier, Arturo Mina, Robert Arboleda, Jefferson Intriago, Jefferson Orejuela, Antonio Valencia, Angel Mena, Eduar Preciado, Enner Valencia

Jepang (4-4-2): Keisuke Osako, Teruki Hara, Naomichi Ueda, Takehiro Tomiyasu, Daiki Sugioka, Gaku Shibasaki, Yuta Nakayama, Daizen Maeda, Shoya Nakajima, Takefusa Kubo, Ayase Ueda.

Prediksi Skor Ekuador vs Jepang: 2 – 1

Untuk kamu yang suka bermain Poker Online dan ingin mendapat lebih banyak bonus, langsung saja kunjungi 988Poker.me.

Prediksi Pantai Gading vs Afrika Selatan, Duel Dua Tim Raksasa Afrika

Matchday pertama Grup D akan melangsungkan pertandingan yang sangat seru dan menarik, di mana dua kekuatan besar di sepak bola Afrika, yakni Pantai Gading dan Afrika Selatan akan saling berhadapan di Stadion Al Salam, Senin (24/06) malam mulai pukul 21:30 WIB. Karena melibatkan banyak nama besar, tentu saja laga ini dipastikan bakal berlangsung seru dan menarik.

Pantai Gading

Pantai Gading harus tergabung di grup yang cukup berat pada Piala Afrika 2019 kali ini. Karena di Grup D mereka bergabung bersama Morocco, Namibia, dan Afrika Selatan. Jika melihat peta persaingan, bisa dibilang Pantai Gading akan bersaing dengan Morocco dan Afrika Selatan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Untuk memudahkan langkah mereka di pertandingan selanjutnya, tentu saja Pantai Gading harus mampu mengalahkan Afrika Selatan pada laga kali ini. Hanya saja Pantai Gading tak memiliki rekor apik ketika melawan Afrika Selatan, di mana dari tiga pertemuan terakhir mereka gagal meraih kemenangan dan bahkan harus menderita satu kali kekalahan.

Statistik itu pun tentu saja bisa menjadi gambaran bahwa kekuatan kedua tim cukup berimbang. Oleh sebab itu, siapa yang bermain lebih rapat dan disiplin diprediksi akan mampu memenangkan pertandingan kali ini. Pelatih Pantai Gading, Ibrahim Kamara diprediksi akan menggunakan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan ketangguhan Kalidou Koulibaly di lini belakang.

Sementara pemain yang diprediksi bakal menjadi sorotan pada laga nanti adalah Nicolas Pepe. Karena pemain milik Lille itu berhasil dinobatkan sebagai salah satu pemain tersubur di Ligue 1 2018/19 dengan mencetak 23 gol dan menyumbang 11 assists dari total 40 penampilannya di semua kompetisi.

Afrika Selatan

Sementara Afrika Selatan tak ubahnya seperti seorang singa yang kembali mengaum. Karena meskipun sempat terpuruk, namun kini Timnas Afrika Selatan berhasil bangkit dan mencatat 4 kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya. Tentu saja hasil itu bisa menjadi modal yang sangat berharga untuk bisa meningkatkan kepercayaan diri para pemain demi menumbangkan Pantai Gading.

Pada pertandingan nanti pelatih Timnas Afrika Selatan, Pitso Mosimane kemungkinan, akan menggunakan formasi 4-4-2 dengan mengandalkan Lebo Mothiba di lini depan. Meskipun namanya tak terlalu dikenal, namun Mothiba bisa menghadirkan ancaman nyata di lini belakang Pantai Gading.

Karena pada musim 2018/19 Mothiba berhasil tampil apik di Ligue 1 dengan memperkuat Strasbourg. Di sana dirinya mampu mencetak 12 gol dalam 39 penampilannya di semua kompetisi bersama Starsbourg.

Head to Head Pantai Gading vs Afrika Selatan

30/11/14 Afrika Selatan 2-0 Pantai Gading

12/11/11 Afrika Selatan 1-1 Pantai Gading

12/02/98 Pantai Gading 1-1 Afrika Selatan

Lima Pertandingan Terakhir Pantai Gading

19/06/19 Zambia 1-4 Pantai Gading

15/06/19 Pantai Gading 0-1 Uganda

07/06/19 Pantai Gading 3-1 Komoro

27/03/19 Pantai Gading 1-0 Liberia

24/03/19 Pantai Gading 3-0 Rwanda

Lima Pertandingan Terakhir Afrika Selatan

15/06/19 Ghana 0-0 Afrika Selatan

07/06/19 Afrika Selatan 0-0 Malawi

04/06/19 Uganda 1-1 Afrika Selatan

02/06/19 Afrika Selatan 2-2 Botswana

25/03/19 Libya 1-2 Afrika Selatan

Prediksi Line Up Pantai Gading vs Afrika Selatan

Pantai Gading: Gbohouo; Aurier, Coulibaly, Kanon, Traore; Seri, Kessie, Serey Die; Pepe, Kodija, Zaha

Afrika Selatan: Keet; Mkhwanazi, Hlatshwayo, Hlanti, Furman; Lorch, Mokotjo, Mkhize, Serero; Mothiba, Tau

Prediksi Skor Pantai Gading vs Afrika Selatan: 1 – 2

Setelah tahu prediksi terkait laga tersebut, langsung saja kunjungi 988Betonline.com dan daftarkan dirimu untuk menjadi agen bola. Selain keuntungan lebih besar, kamu juga akan mendapat lebih banyak bonus yang tentunya cukup menggiurkan.

Skenario Grup Neraka yang Bisa Menerpa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Timnas Indonesia kini tengah berharap cemas menanti undian di babak kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2022 Qatar. Meskipun perhelatan Piala Dunia 2022 masih kurang tiga tahun lagi, namun kini tim-tim peserta anggota FIFA tengah disibukkan dengan babak kualifikasi untuk bisa menuju ke putaran final. Untuk Timnas Indonesia sendiri akan memulai perjuangannya dengan mengikuti babak kualifikasi ronde kedua.

Namun ada kabar buruk yang harus diterima oleh Timnas Indonesia, di mana mereka kini dimasukkan ke Pot 5 yang berarti dianggap sebagai tim terlemah berdasarkan ranking terbaru FIFA per 14 Juni 2019. Dengan berada di Pot 5, berarti Indonesia berpeluang akan berjumpa dengan 4 negara kuat Asia dalam satu grup di babak kualifikasi ronde kedua. Untuk drawing ronde kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia baru akan dilangsungkan pada 17 Juli 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pembagian Pot Ronde Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar

Pot 1: Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, China

Pot 2: Irak, Uzbekistan, Suriah, Oman, Lebanon, Kyrgyzstan, Vietnam, Yordania

Pot 3: Palestina, India, Bahrain, Thailand, Tajikistan, Korea Utara, Chinese Taipei, Filipina

Pot 4: Turkmenistan, Myanmar, Hong Kong, Yaman, Maladewa, Kuwait, Malaysia

Pot 5: Indonesia, Singapura, Nepal, Kamboja, Bangladesh, Mongolia, Guam, Macau/Sri Lanka.

Skema Grup Neraka untuk Indonesia

Pot Pertama

Pot pertama berisikan negara terkuat di Asia, seperti Iran, Jepang, hingga China. Namun dari semua negara yang berada di pot pertama, bisa dibilang Jepang adalah terkuat yang harus dihindari oleh Indonesia demi tetap menjaga asa menuju ke Piala Dunia 2022. Karena Jepang menjadi negara Asia dengan prestasi terbaik di Piala Dunia, tepatnya dengan lolos ke babak 16 besar pada gelaran Piala Dunia 2018 yang lalu.

Pot Kedua

Sementara di pot kedua, bisa dibilang Irak adalah negara terkuat harus dihindari oleh Indonesia. Karena berdasarkan sejarah pertemuan, Indonesia selalu menelan kekalahan drai 3 pertemuan terakhir dengan Timnas Irak dan gagal mencetak satu gol pun. Belum lagi rekor Indonesia melawan negara Timur Tengah yang sangat buruk.

Pot Ketiga

Untuk pot ketiga, Thailand adalah lawan yang harus dihindari oleh Timnas Indonesia. Karena sama-sama berasal dari Asia Tenggara, Thailand bisa dibilang cukup hafal dengan skema permainan Indonesia. Rekor pertemuan Indonesia dengan Thailand juga cukup buruk, dan The Elephant War sering kali menjadi penjegal langkah Indonesia untuk menjadi juara Piala AFF.

Pot Keempat

Untuk pot keempat, lawan yang harus dihindari oleh Indonesia adalah Timnas Yaman. Karena berdasarkan rekor pertemuan, Indonesia juga belum sekali pun mengalahkan Timnas Yaman.

Berikut adalah Grup Neraka yang Berpotensi Menerpa Indonesia: Jepang, Irak, Thailand, Yaman, Indonesia.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan lebih besar dalam bermain judi bola, langsung saja bergabung dengan agen bola dengan mengunjungi 988Betonline.com. Ingat, kesempatan tidak akan datang dua kali!

Tak Tega dengan Kondisi Mantan, Mourinho Sarankan MU Datangkan 3 Pemain Ini

Saat ini performa Manchester United tengah mengalami penurunan secara drastis. Bahkan pada musim lalu klub yang berdomisili di kota Manchester, Inggris itu harus puasa gelar dan menyelesaikan musim kompetisi Liga Premier Inggris 2018/19 dengan berada di urutan ke-6. Hal itu pun membuat Manchester United dipastikan gagal bermain di Liga Champions musim 2019/20 dan hanya akan bermain di Liga Europa yang merupakan kompetisi kasta kedua antar klub Eropa.

Melihat kondisi tersebut, mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho ikut merasa prihatin. Arsitek asal Portugal itu sendiri dipecat Manchester United pada awal tahun 2019 yang lalu dan kemudian digantikan oleh Ole Gunnar Solksjaer. Hanya saja sampai saat ini Ole baru sanggup mendatangkan satu pemain ke Old Trafford, yakni pemain muda asal Wales bernama Daniel James dengan biaya sebesar 18 juta pounds atau setara 325 miliar rupiah.

Prihatin dengan kondisi sang mantan, Mourinho pun ikut serta memberikan sumbangsihnya mengenai siapa saja pemain yang layak untuk didatangkan Manchester United pada musim panas 2019 kali ini demi mengangkat performa klub di musim 2019/20. Ketiga pemain hasil rekomendasi Mourinho adalah sebagai berikut.

Harry Maguire

Musim lalu Manchester United memiliki lini belakang yang sangat buruk, sehingga mereka harus rela kemasukan banyak gol dalam setiap pertandingan yang dijalani. Oleh sebab itu Mourinho menyarankan agar Manchester United mendatangkan bek Leicester City, Harry Maguire. Saat masih melatih Manchester United, Mourinho sendiri memang sudah tertarik untuk mendatangkan Maguire pada bursa transfer musim panas 2018.

Issa Diop

Tidak hanya Maguire, Mourinho juga menyarankan Manchester United untuk mendatangkan bek West Ham United, Issa Diop. Dengan tinggi mencapai 1,94 m, Diop bisa menjadi pemain andalan Manchester United dalam menghalau setiap serangan udara yang masuk ke jantung pertahanan. Untuk mendatangkan Diop, Manchester United juga tak butuh biaya besar, karena pemain 22 tahun itu hanya dihargai 35 juta euro atau setara 557 miliar rupiah.

Declan Rice

Yang terakhir adalah rekan setim Diop, Declan Rice. Kemampuannya sebagai seorang gelandang juga bisa memperkuat lini tengah Manchester United. Musim lalu Rice berhasil mencatat 34 penampilan bersama West Ham United dengan mencetak 2 gol di Liga Premier Inggris. Hanya saja harga Rice lebih tinggi ketimbang Diop, yakni sebesar 45 juta euro.

Bagi kamu yang suka bermain judi online, langsung saja kunjungi 988Betonline.com dan dapatkan bonus yang lebih besar dan kemudahan dalam bertransaksi.

Catat! Ini Jadwal Lengkap Liga 1 2019, Banyak Laga Big Match

Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia, Liga 1 2019 akan kembali melanjutkan pertandingannya setelah menyelesaikan libur kompetisi untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri. Menurut jadwal yang telah ditetapkan, Liga 1 2019 akan mulai memainkan laga pekan ke-4 mulai Jum’at (21/06) esok. Pertandingan yang mempertemukan antara tuan rumah Semen Padang melawan Perseru Badak Lampung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Jum’at sore esok akan menjadi pertandingan pembuka di pekan ke-4 Liga 1 2019. Berselang satu hari kemudian akan ada pertandingan seru yang mempertemukan antara tuan rumah Bali United melawan PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu (22/06) sore mulai pukul 15:30 WIB.

Laga pekan ke-4 kali ini juga akan diwarnai oleh pertandingan bertajuk big match karena mempertemukan dua tim yang syarat prestasi dan dipenuhi oleh para pemain bintang. Pada Minggu (23/06) akan ada pertandingan yang mempertemukan antara Persib Bandung melawan Madura United di Stadion si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung. Laga ini memang layak disebut sebagai big match, karena Persib dan Madura United adalah dua tim yang sama-sama bertabur banyak pemain bintang. Kemudian di hari yang sama juga akan ada pertandingan yang mempertemukan antara PSM Makassar melawan Arema FC di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Laga ini dipastikan bakal berlangsung seru, karena Arema yang baru saja dipastikan menjadi juara Piala Presiden 2019 kini tengah berjuang untuk meraih kemenangan tandang perdana di Liga 1 2019. Bagaimana sudah punya prediksi terkait laga di pekan ke-5? Kalau sudah, langsung saja kunjungi 988Betonline.com dan bermain Sbobet.

Berikut Jadwal Lengkap Liga 1 2019

Jumat, 21 Juni 2019

Semen Padang vs Perseru BLFC

Pukul 15.30 WIB

PSS Sleman vs Bhayangkara FC

Pukul 15.30 WIB

Sabtu, 22 Juni 2019

Bali United vs PSIS Semarang

Pukul 15.30 WIB

Barito Putera vs Kalteng Putra

Pukul 15.30 WIB

Persela Lamongan vs Persija Jakarta

Pukul 18.30 WIB

Minggu, 23 Juni 2019

Persib Bandung vs Madura United

Pukul 15.30 WIB

Tira-Persikabo vs Persipura Jayapura

Pukul 15.30 WIB

Borneo FC vs Persebaya Surabaya

Pukul 18.30 WIB

Catat! Ini Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya menuju ke Piala Dunia 2022 Qatar dengan mengikuti babak kualifikasi kedua, yang di mana leg pertama sendiri akan mulai dilangsungkan pada 5 September 2019. Kualifikasi kedua sendiri akan diikuti oleh 40 tim, yang di mana masing-masing tim akan terbagi ke dalam 8 grup dengan pertandingan sistem kandang dan tandang. Nantinya maisng-masing dari juara grup dan 4 runner-up terbaik akan melaju ke kualifikasi ketiga Piala Dunia 2022.

Nantinya 12 tim yang berhasil lolos ke kualifikasi ketiga akan dipastikan tampil di putaran final Piala Asia 2023 mendatang. Sementara tim yang gagal lolos harus mengikuti babak kualifikasi untuk bisa tampil di Piala Asia 2023.

Lebih lanjut, Indonesia sendiri akan memulai perjuangannya di kualifikasi kedua Piala Dunia 2022 dengan berada di pot 5. Penentuan posisi itu berdasarkan peringkat terbaru FIFA per 14 Juni, yang menempatkan Indonesia di poisisi ke-160 dengan koleksi 1005 poin. Peringkat Indonesia disalip oleh Malaysia yang kini berada di posisi ke-159, setelah berhasil memenangi dua pertandingan di FIFA Matchday periode Juni 2019.

Pembagian Pot Kualifikasi Piala Dunia 2022

Pot 1: Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, Qatar, UEA, Arab Saudi, Tiongkok.

Pot 2: Irak, Uzbekistan, Suriah, Oman, Lebanon, Kirgistan, Vietnam, Yordania.

Pot 3: Palestina, India, Bahrain, Thailand, Tajikistan, Korea Utara, Taiwan, Filipina.

Pot 4: Turkmenistan, Myanmar, Hong Kong, Yaman, Afghanistan, Maladewa, Kuwait, Malaysia.

Pot 5: Indonesia, Singapura, Nepal, Kamboja, Bangladesh, Mongolia, Guam, Macau/Sri Lanka.

Jadwal Pertandingan Putaran Kedua Kualifiaksi Piala Dunia 2022 Zona Asia

Matchday 1: 5 September 2019

Matchday 2: 10 September 2019

Matchday 3: 10 Oktober 2019

Matchday 4: 15 Oktober 2019

Matchday 5: 14 November 2019

Matchday 6: 19 November 2019

Matchday 7: 26 Maret 2020

Matchday 8: 31 Maret 2020

Matchday 9: 4 Juni 2020

Matchday 10: 9 Juni 2020

Nah, bagaimana prediksimu terkait peluang Indonesia untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2022? Untuk kamu yang hobi judi bola atau bermain poker, langsung saja bergabung di 988BET dengan mengunjungi 988Betonline.com.

Resmi Latih Juventus, Ini 2 Pemain Incaran Utama Maurizio Sarri

Maurizio Sarri kini telah resmi menjadi pelatih Juventus, menggantikan Massimiliano Allegri yang memilih untuk mundur setelah berhasil mempersembahkan gelar juara Serie A Italia 2018/19. Penunjukkan Sarri sebagai pelatih baru Juventus juga cukup mengejutkan, mengingat ia baru satu musim menangani Chelsea dan baru saja berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Europa untuk klub asal London tersebut.

Terlepas dari kontroversi penunjukkan Sarri sebagai pelatih baru Juventus, arsitek berusia 60 tahun itu tetap harus mempersiapkan timnya untuk menghadapi musim 2019/20 mendatang.

2 Target Utama Maurizio Sarri di Bursa Transfer Musim Panas 2019

Menurut informasi terbaru, kini Sarri telah menjadikan striker Inter Milan, Mauro Icardi dan bek PSG, Marquinhos sebagai incaran utama di bursa transfer musim panas 2019. Terkait hal itu, Sarri mengakui bahwa Icardi adalah salah satu striker terbaik di dunia dan dia meyakini bahwa pemain asal Argentina itu bisa mencetak 40 gol dalam satu musim di bawah kepemimpinannya. Keinginan Sarri untuk mendatangkan Icardi juga mendapat respon positif dari Inter Milan, mengingat klub penghuni San Siro itu memang ingin melepas Icardi dan menggantikannya dengan striker Manchester United, Romelu Lukaku.

Sementara keinginan Sarri untuk mendatangkan Marquinhos tak lepas dari semakin menuanya para pemain bertahan Juventus. Peluang Sarri untuk mendaratkan Marquinhos di San Siro juga semakin terbuka lebar jika PSG berhasil mendatangkan bek muda andalan Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt pada bursa transfer musim panas 2019.

Sarri Masih Punya Opsi Lain

Namun jika Sarri tidak mampu mendatangkan Marquinhos, maka dirinya masih memiliki opsi lainnya. Karena kini dia juga dikabarkan tengah memantau bek muda milik Sassuolo yang masih berusia 21 tahun, Merih Demira. Tidak hanya itu, arsitek kelahiran Naples, Italia itu juga menjadikan bek tengah Genoa, Cristian Romero sebagai opsi alternatif lainnya.

Jika dia berhasil mendatangkan setidaknya dua pemain incarannya, bisa dipastikan Juventus akan memiliki tim yang semakin menakutkan di kompetisi musim 2019/20. Untuk kamu yang ingin bergabung dengan 988BET, langsung saja kunjungi 988Betonline.com dan dapatkan banyak keuntungannya.

4 Pemain Chelsea Ini Bisa Ikuti Jejak Maurizio Sarri ke Juventus

Maurizio Sarri kini telah resmi pergi meninggalkan Chelsea usai mempersembahkan gelar juara Liga Europa. Pelatih yang hobi merokok itu pun kini telah resmi ditunjuk untuk melatih Juventus, menggantikan posisi Massimiliano Allegri yang telah memutuskan untuk mundur dan mengambil cuti satu tahun dari dunia kepelatihan sepak bola.

Bergabungnya Sarri ke Juventus juga bisa diikuti oleh pemain Chelsea, yang memang sengaja ingin mencari tantangan baru. Berikut adalah 4 pemain Chelsea yang bisa mengikuti jejak Sarri ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2019. Sebelum melanjutkan membaca, tidak ada salahnya bagi kamu yang hobi bermain judi online untuk bergabung dengan 988BET dan mengunjungi 988Bet.org.

Emerson

Di awal era kepelatihan Sarri bersama Chelsea, Emerson hanya dijadikan sebagai pelapis bagi Marcos Alonso di sektor bek kiri. Memasuki pertengahan akhir musim 2018/19, Emerson mulai mendapat kepercayaan dari Sarri untuk mengisi pos bek kiri, menggantikan Alonso yang menderita cedera. Emerson pun berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya ketika dimainkan, sehingga kemudian Sarri terus mempercayainya untuk masuk dalam starting XI meskipun Alonso sudah pulih. Dengan kualitas yang sudah terbukti, bukan tidak mungkin Sarri akan memboyong Emerson ke Juventus.

Mateo Kovacic

Mateo Kovacic didatangkan Sarri dengan status sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid. Bersama Chelsea, Kovacic terus mendapat kesempatan untuk bermain di setiap pekannya, baik sebagai pemain utama atau pemain pengganti. Penampilan Kovacic yang cukup konsisten mebuatnya mampu menyingkirkan gelandang veteran Chelsea, Cesc Fabregas yang kemudian pindah ke AS Monaco pada musim dingin 2019. Kini Kovacic juga bisa mengikuti jejak Sarri ke Juventus, karena bersama sang pelatih dia mampu menunjukkan penampilan terbaiknya.

Gonzalo Higuain

Kemudian ada nama Gonzalo Higuain, yang bisa dibilang sebagai pemain kesayangan Sarri. Bagaimana tidak, pada musim dingin 2019 yang lalu Sarri diberi kesempatan untuk mendatangkan striker baru, namun dia bukannya mendatangkan bomber tajam yang sudah terbukti kualitasnya, melainkan hanya memilih untuk mendatangkan Higuain yang penampilannya tengah menurun. Dengan keberadaan Sarri di Turin, bukan tidak mungkin Higuain akan kembali membela Juventus.

Jorginho

Jorginho adalah anak emas dari Sarri, karena meskipun bermain buruk namun dirinya tak pernah terpinggirkan dari starting XI The Blues. Tidak hanya itu, Jorginho juga selalu mengikuti jejak Sarri, di mana pada saat pelatih berusia 60 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan Napoli dan melatih Chelsea, Jorginho pun melakukan hal yang sama. Kini Jorginho pun bisa saja kembali mengikuti jejak Sarri dengan berlabuh ke Juventus.

Selain Beto, Ini Daftar Pencetak Gol Terbanyak untuk Indonesia dalam Satu Pertandingan

Timnas Indonesia berhasil tampil beringas saat menjalani laga uji coba melawan Timnas Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Karena pada pertandingan itu tim besutan Simon McMenemy tersebut berhasil menang dengan skor telak 6-0, di mana dua gol dicetak pada babak pertama dan empat gol lainnya dicetak pada babak yang kedua.

Pada pertandingan itu bomber milik Madura United, Beto Goncalves keluar sebagai pahlawan setelah mampu mencetak 4 gol alias quatrick. Padahal kini Beto sudah berusia 38 tahun, namun dirinya masih mampu menunjukkan ketajaman di depan gawang tim lawan.

Akan tetapi Beto juga tidak sendiri, karena ada beberapa pemain lainnya yang juga pernah mencetak banyak gol untuk Indonesia hanya dalam satu pertandingan internasional. Berikut adalah informasi lengkapnya.

Budi Sudarsono

Mantan striker Persik Kediri, Budi Sudarsono pernah menjadi pemain andalan di lini depan Indonesia pada awal tahun 2000’an. Dengan instingnya yang tajam di depan gawang tim lawan, Budi pun mendapat julukan si Python. Pada tahun 2008 yang lalu, tepatnya pada Piala Kemerdekaan, Budi pernah mencetak empat gol sekaligus saat Indonesia menggunduli Kamboja dengan skor telak 7-0.

Bambang Pamungkas

Kemudian ada nama ikon Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, yang juga pernah mencetak empat gol sekaligus dalam satu pertandingan untuk Indonesia. Hal itu dia lakukan saat tim Garuda menang dengan skor telak 1-13 melawan Timnas Filipina pada laga lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Tiger 2002 (sekarang Piala AFF).

Zaenal Arif

Bersama Bambang Pamungkas, legenda Persib Bandung, Zaenal Arif juga mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan di Piala Tiger 2002. Hal itu dia lakukan juga saat tim Garuda berhasil membantai Filipina dengan skor telak 1-13.

Soetjipto Soentoro

Jika nama-nama sebelumnya hanya mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan, tidak halnya dengan Soetjipto Soentoro. Karena Soetjipto berhasil mencetak delapan gol sekaligus dalam satu pertandingan internasional bersama Indonesia saat melawan Timnas Singapura dalam laga lanjutan Piala Merdeka 1969 yang lalu. Sampai sejauh ini Soetjipto masih tercatat sebagai top skor sepanjang masa Timnas Indonesia dengan koleksi 57 gol dari 68 pertandingan, di atas Bambang Pamungkas yang berada di posisi kedua dengan koleksi 38 gol.

Bagi kamu yang hobi bermain poker atau sbobet lainnya, langsung saja daftar Sbobet terpercaya hanya di 988Bet.net dan langsung nikmati keuntungannya. Jangan khawatir, sudah terbukti menguntungkan!