Terancam Kehilangan 3 Pemain Bintang, Ini Formasi Terbaru MU Musim 2019/20

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itu lah kata yang tepat untuk menggambarkan Manchester United. Setelah hancur lebur pada musim 2018/19 yang lalu, kini Manchester united pun terancam kehilangan tiga pemain andalannya. Ketiga pemain tersebut adalah Paul Pogba yang sering dikabarkan bakal pindah ke Real Madrid, kemudian Romelu Lukaku yang disinyalir bakal bergabung bersama Inter Milan, dan David de Gea yang siebut bakal segera hengkang ke PSG.

Meskipun Manchester United terancam bakal kehilangan ketiga pemain tersebut, namun mereka bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari penjualan ketiganya. Keuntungan itu pun bisa digunakan oleh pelatih Ole Gunnar Solksjaer untuk membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini.

Sejauh ini Manchester United memang baru mendatangkan Daniel James yang berstatus sebagai pemain muda asal Wales. Namun Manchester United juga sering dikait-kaitkan dengan nama besar, salah satunya adalah Antoine Griezmann yang bakal segera dilepas oleh Atletico Madrid. Selain itu, penghuni Old Trafford itu juga diklaim ingin mendatangkan bek tangguh milik Napoli, Kalidou Koulibaly. Jika berhasil mendatangkan semua pemain incaran, berikut adalah prediksi line up Manchester United untuk musim 2019/20 mendatang.

Kiper

Bakal perginya De Gea ke PSG membuat Ole sudah mulai mempersiapkan kiper pengganti, yakni kiper milik Ajax Amsterdam, Andre Onana. Musim lalu Onana berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama Ajax Amsterdam, dengan mempersembahkan gelar juara Eredivisie dan Piala Belanda.

Lini Belakang

Saat ini Manchester United tengah coba merayu dua bek tangguh, yakni Koulibaly dan bek milik Leicester City, Harry Maguire. Jika berhasil didatangkan, keduanya dipastikan akan menjadi pemain inti di lini belakang, dengan didampingi oleh pemain muda Crystal Palace, Aaron Wan-Bissaka di sisi bek kanan dan pemain andalan Ole, Luke Shaw di sisi sebelah kiri.

Lini Tengah

Terancam kehilangan Pogba membuat Ole berpeluang memasang gelandang muda, McTominay di starting XI musim depan. Dia akan didampingi oleh gelandang gaek Manchester United, Nemanja Matic. Sementara di depan keduanya dalam formasi 4-2-3-1, ada nama pemain anyar, Daniel James di sisi sayap sebelah kiri dan di sisi sebelah kanan ada nama Marcus Rashford yang masih dipertahankan. Kemudian di tengah ada nama Jese Lingard.

Lini depan

Hengkangnya Lukaku ke Inter Milan bisa membuat Manchester United mendatangkan Griezmann, meskipun pemain asal Perancis itu kini bernilai sekitar 1,72 triliun rupiah.

Pingin main poker online dengan keuntungan yang berlipat? Langsung saja bergabung di 988BET dengan cara daftarkan dirimu hanya di 988Bet.net.

Ranking Terbaru FIFA, Indonesia Ditikung Malaysia

Baru-baru ini federasi sepak bola tertinggi dunia, FIFA, merilis update terbaru ranking negara-negara anggota. Berdasarkan ranking terbaru yang dileluarkan FIFA, diketahui bahwa posisi Indonesia harus turun satu tingkat per 14 Juni 2019. Karena Indonesia yang sebelumnya berada di posisi ke-159 dengan koleksi 1008 poin harus turun ke posisi 160. Hal itu tak lepas dari kekalahan telak dengan skor 4-1 yang diderita tim Garuda saat menjalani laga uji coba melawan tuan rumah Yordania di Amman Internasional Stadium, Senin (11/06) malam WIB. Kekalahan itu pun membuat poin Indonesia harus dikurangi tiga angka.

Peringkat Indonesia Disalip Malaysia

Sementara di posisi ke-159 FIFA sekarang dihuni oleh tim tetangga, Malaysia, yang di mana pada FIFA Matchday periode Juni ini mereka berhasil meraih dua kemenangan secara beruntun. Dua kemenangan itu pun mereka raih dengan skor telak, yakni ketika laga menghadapi Timor Leste dalam pertandingan putaran pertama babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Kemenangan itu pun membuat Malaysia mendapat tambahan 15 poin, sehingga mampu memperbaiki peringkat mereka. Dengan tambahan tersebut kini Malaysia telah mengoleksi total 1009 poin dan unggul 4 angka atas Indonesia.

Tak Hanya Indonesia, Singapura Juga Alami Nasib Serupa

Selain Indonesia, Singapura juga mengalami nasib yang sama di mana peringkat mereka harus turun. Timnas Singapura sebenarnya berhasil menang dengan skor 4-3 atas Kepulauan Solomon pada laga uji coba, 8 Juni 2019 yang lalu, sebelum 3 hari kemudian mereka harus kalah dengan skor 1-2 dari Timnas Myanmar. Dengan hasil tersebut, kini Singapura harus puas menduduki posisi ke-162 dengan raihan 999 poin.

Indonesia dan Singapura Keluar dari Lima Tim Teratas ASEAN

Dengan berada di posisi ke-160, hal itu berarti Indonesia harus keluar dari lima besar tim teratas ASEAN. Karena kini Indonesia berada di posisi ke-6 dan Singapura berada di posisi ke-7.

  1. Vietnam (peringkat 96; 1232 poin; naik 2 tingkat)
  2. Thailand (peringkat 116; 1165 poin; turun 2 tingkat)
  3. Filipina (peringkat 126; 131 poin; turun 2 tingkat)
  4. Myanmar (peringkat 138; 1084 poin; naik 2 tingkat)
  5. Malaysia (peringkat 159; 1009 poin; naik 9 tingkat)
  6. Indonesia (peringkat 160; 1005 poin; turun 2 tingkat)
  7. Singapura (peringkat 162; 999 poin; turun 2 tingkat)
  8. Kamboja (peringkat 169; 988 poin; naik 4 tingkat)
  9. Laos (peringkat 188; 912 poin; turun 4 tingkat)
  10. Brunei Darussalam (peringkat 193; 904 poin; naik 1 tingkat)
  11. Timor Leste (peringkat 200; 879 poin; turun 5 tingkat)

Untuk kamu yang gak ingin mengalami nasib nahas seperti Indonesia dalam bermain judi online, langsung saja daftarkan dirimu di 988Bet dengan mengunjungi 988Bet.asia.

Benahi Skuat, AC Milan Bisa Boyong 3 Pemain Barcelona

AC Milan kini tengah berupaya untuk membenahi skuatnya demi bisa lebih berprestasi pada musim 2019/20. Karena seperti yang telah diketahui sebelumnya, pada musim 2018/19 AC Milan kembali puasa gelar dan dipastikan gagal lolos ke Liga Champions 2019/20 setelah hanya mampu mengakhiri Serie A dengan berada di posisi ke-5.

Ditengah rumor bakal berlabuhnya Marco Giampaolo ke San Siro, AC Milan pun dikabarkan memiliki peluang untuk mendatangkan 3 pemain Barcelona pada bursa transfer musim panas 2019. Karena sebelumnya Barcelona juga dirumorkan bahwa mereka akan melepas setidaknya 8 pemain pada musim panas kali ini. Lalu siapa saja 3 pemain Barcelona yang bisa didatangkan AC Milan? Ini dia jawabannya.

Samuel Umtiti

Meskipun tampil cukup apik di musim 2018/19, namun Umtiti nampaknya harus masuk ke dalam daftar jual Barcelona. Dari informasi yang didapatkan, hal itu disebabkan karena Barcelona harus memberikan ruang kepada pemain baru mereka, Frankie de Jong yang didatangkan dari semi-finalis Liga Champions 2018/19, Ajax Amsterdam.

Kabar bakal dilepasnya Umtiti pun bisa menjadi sebuah kesempatan emas bagi AC Milan untuk segera mendatangkannya sebagai pengganti Zapata yang telah hengkang. Jika AC Milan tidak sanggup menebus nilai transfer Umtiti, klub yang bermarkas di San Siro itu pun bisa mengajukan opsi peminjaman pada Barcelona.

Ivan Rakitic

Ivan Rakitic adalah gelandang yang tak tergantikan di lini tengah Barcelona, di mana pada musim 2018/19 pemain asal Kroasia itu berhasil mencatat 54 penampilan dengan mencetak 5 gol dan menyumbang 10 assists. Namun sangat disayangkan, Rakitic nampaknya juga harus masuk dalam daftar jual Barcelona demi memberi ruang kepada De Jong.

Kabar ini juga bisa menjadi berita baik untuk AC Milan yang kebetulan juga ingin memperbaiki lini tengahnya. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, harga Rakitic tak terlalu mahal untuk AC Milan karena Barcelona hanya mematok sebesar 40 juta euro atau setara 644 miliar rupiah.

Malcom

Sudah bukan hal yang baru jika AC Milan cukup tertarik untuk mendatangkan Malcom ke San Siro. I Rossonerri pun bisa mendatangkan Malcom pada musim panas kali ini, setelah Barcelona juga memasukkannya dalam daftar jual.

Untuk kamu yang ingin mendapat banyak keuntungan dalam permainan judi online, langsung saja daftar 988Bet hanya di 988Poker.me dan langsung nikmati keuntungannya.

Usai Juara Liga Champions, Liverpool Berpeluang Kehilangan Dua Pemain Andalan

Liverpool berhasil mengakhiri puasa gelar mereka setelah sukses merengkuh trofi Liga Champions Eropa 2018/19 setelah di partai final yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, mereka sukses mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 0-2. Itu sekaligus menjadi gelar Liga Champions yang ke-6 di sepanjang sejarah Liverpool, setelah mereka terakhir kali meraihnya pada musim 2004/05 yang lalu.

Liverpool Berpeluang Kehilangan Dua Pemain Andalannya

Namun keberhasilan Liverpool juara Liga Champions juga menjadi bencana tersendiri untuk mereka. Karena kini dua klub raksasa La Liga, Barcelona dan Real Madrid dikabarkan tengah berusaha untuk mendatangkan dua pemain andalan The Reds.

Dilansir dari Dario Gol, Real Madrid dikabarkan tertarik untuk memboyong striker asal Senegal, Sadio Mane. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu dinilai sebagai pemain yang pas untuk mendampingi Eden Hazard, yang baru saja didatangkan Real Madrid dari Chelsea seharga 100 juta euro atau setara 1,6 triliun rupiah.

Bersama Liverpool, musim lalu Mane berhasil mencatat 50 penampilan di semua kompetisi dengan mencetak 26 gol dan menyumbang 5 assists di semua kompetisi. Jadi bukan hal yang mengherankan jika klub sekelas Real Madrid diklaim tertarik untuk mendatangkannya.

Sementara itu Barcelona disebut tertarik untuk mendatangkan pemain muda andalan Liverpool, Trent-Alexander Arnold. Karena Arnold dinilai sebagai salah satu full back terbaik di dunia, dan dianggap sebagai pemain yang pas untuk menggantikan Dani Alves. Meskipun masih beruisa 20 tahun, namun Arnold berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama skuat utama Liverpool. Walaupun berposisi sebagai pemain belakang, namun Arnold terkenal piawai dalam memberikan umpan-umpan manja, dan hal itu dia dibuktikan dengan catatan 16 assists di sepanjang musim 2018/19.

Barcelona dan Real Madrid Jadi Batu Sandungan Liverpool

Barcelona dan Real Madrid sendiri bisa dibilang hampir selalu menjadi batu sandungan bagi Liverpool ketika mereka memiliki pemain kelas dunia. Karena dalam beberapa tahun terakhir pemain bintang andalan Liverpool selalu pindah ke salah satu dari klub raksasa tersebut, seperti halnya Luis Suarez, Philipe Coutinho, Xabi Alonso, Alvaro Arbeloa, dan Javier Mascherano. Untuk kamu yang ingin bermain SBOBET dan mendapat lebih banyak keuntungan, langsung saja klik 988Sport.net.

Nilainya Mulai Menurun, Liverpool Siapkan Rencana Boyong Neymar

Juara Ligue 1, PSG, nampaknya mulai khawatir dengan kondisi pemain bintang adalannya, Neymar. Karena pemain asal Brasil itu sering tersandung masalah dalam beberapa waktu terakhir, sehingga membuat penampilannya terus mengalami penurunan di atas lapangan hijau. Tidak hanya masalah di dalam lapangan, Neymar juga beberapa kali tersandung kasus di luar lapangan.

Neymar Tersandung Banyak Masalah

Sepanjang musim 2018/19 ini Neymar sering kali menderita cedera sehingga harus melewatkan beberapa pertandingan penting bersama PSG. Tidak hanya itu, Neymar bahkan baru saja menderita cedera engkel saat membela Timnas Brasil dalam sebuah laga uji coba melawan Timnas Qatar. Akibat cedera tersebut, mantan pemain Barcelona itu pun dipastikan absen pada gelaran Copa America 2019 yang akan dilangsungkan di Brasil.

Neymar pun tak luput dari masalah di luar lapangan. Karena beberapa kali diketahui bahwa pemain kelahiran Mogi das Cruzes, Brasil itu terlibat beradu argumen dengan rekan setimnya di PSG. Bahkan yang terakhir dia dituduh telah melakukan tindak pemerkosaan terhadap seorang wanita cantik.

Harga Neymar Menurun

Rentetas masalah tersebut membuat PSG mulai khawatir akan penurunan nilai jual Neymar di pasar transfer. Karena jika hal itu terjadi, tentu saja PSG akan mengalami kerugian finansial yang sangat besar. Berdasarkan informasi terbaru, kini Neymar hanya bernilai 180 juta euro atau setara 2,9 triliun rupiah, padahal PSG mendatangkannya dari Barcelona dengan mahar sebesar 222 juta euro atau setara 3,5 triliun rupiah.

Liverpool Tertarik Datangkan Neymar

Meskipun memiliki rentetan catatan negatif, namun kabarnya manajemen Liverpool justru tertarik untuk mendatangkan Neymar sebagai hadiah untuk pelatih Jurgen Klopp, yang telah mempersembahkan gelar juara Liga Champions 2018/19. Dilansir dari Don Balon, manajemen Liverpool telah menyiapkan hadiah sebesar 250 juta euro atau sekitar 3,9 triliun rupiah kepada Klopp untuk berbelanja pemain di bursa transfer musim panas 2019. Namun nilai sebesar itu tidak semuanya berupa uang, karena juga berupa seorang pemain yang secara khusus didatangkan untuk Klopp, yakni Neymar. Untuk kamu yang secara khusus ingin bermain SBOBET dan mendapat keuntungan yang besar, langsung saja klik 988Sport.net dan buktikan sendiri hasilnya. Dijamin menguntungkan!

Prediksi Serbia vs Lithuania, Saatnya Tuan Rumah Bangkit di Kualifikasi Piala Eropa 2020

Babak kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B akan menyuguhkan pertandingan seru, di mana kali ini Timnas Serbia akan bertanding melawan Lithuania di Stadion Rajko Mitic, Selasa (11/06) mendatang. Laga ini dipastikan bakal berlangsung ketat, mengingat keduanya sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga asa lolos ke putaran final Piala Eropa 2020.

Serbia

 

Kini posisi Serbia di Grup B benar-benar tidak menguntungkan. Karena tergabung di Grup B bersama Lithuania, Ukraina, Portugal, dan Luxembourg, tim berjuluk The Eagles itu hanya mampu duduk di posisi ke-5 dengan koleksi 1 poin dari 2 pertandingan yang sudah dijalani. Tentu saja ini sama sekali tidak mencerminkan kekuatan Serbia yang memiliki banyak pemain berkualitas, di mana salah satunya adalah Luka Jovic, pemain yang baru saja didatangkan Real Madrid.

Belum sampai disitu, di laga terakhir Serbia juga harus menanggung malu setelah dikalahkan Ukraina dengan skor telak 5-0. Padahal pada pertandingan itu mereka bisa memainkan pemain terbaiknya, termasuk Jovic, Adam Ljajic, dan Dusan Tadic. Pada pertandingan itu lini tengah Serbia terlihat kalah dalam duel melawan para pemain gelandang Ukraina, sehingga mereka tidak mampu mengembangkan permainan.

Oleh sebab itu, pada laga kali ini pelatih Serbia, M. Krstajic harus mencari strategi ampuh untuk bisa mengembalikan kualitas permainan timnya. Jika melihat statistik, tentu saja Serbia jauh diunggulkan ketimbang Lithuania. Namun tentu saja ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain Serbia, karena biasanya tim yang kalah secara kualitas akan bermain lebih bertahan. Untuk membongkar pertahanan tersebut, Krstajic bisa mengandalkan skill individu para pemainnya.

Lithuania

Kemudian di sisi lain kini Lithuania juga mengalami nasib yang serupa dengan Serbia, di mana mereka masih berada di posisi ke-4 dengan koleksi 1 poin dari 2 pertandingan yang dijalani. Di laga pamungkas Lithuania hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Luxembourg, dan tentu saja itu bukan modal yang baik untuk melawan Serbia.

Pada pertandingan nanti Lithuania juga dipastikan tidak akan diperkuat oleh dua pemain andalannya, yakni Saulius Mikoliunas dan Modestas Vorobjovas yang terkena kartu merah di pertandingan terakhir. Kehilangan dua pemain tersebut tentu saja menjadi kabar buruk bagi pelatih V. Urbonas, mengingat keduanya adalah pemain andalan di sisi kanan pertahanan Lithuania.

Untuk setidaknya mengimbangi Serbia, Lithuania bisa menerapkan strategi serangan balik dengan menumpuk pemain di lini tengah. Karena para pemain Serbia juga sering melakukan kesalahan individu, seperti yang tercermin di laga melawan Ukraina. Ketika pemain Serbia kehilangan bola, pemain Lithuania pun bisa segera melancarkan serangan balik cepat ke jantung pertahanan tim tuan rumah.

Head to Head Serbia vs Lithuania

09/10/05 Lithuania 0 – 2 Serbia

12/10/08 Serbia 3 – 0 Lithuania

15/10/09 Lithuania 2 – 1 Serbia

08/09/18 Lithuania 0 – 1 Serbia

21/11/18 Serbia 4 – 1 Lithuania

Lima Pertandingan Terakhir Serbia

17/11/18 Serbia 2 – 1 Montenegro

21/11/18 Serbia 4 – 1 Lithuania

21/03/19 Jerman 1 – 1 Serbia

26/03/19 Portugal 1 – 1 Serbia

08/06/19 Ukraina 5 – 0 Serbia

Lima Pertandingan Terakhir Lithuania

18/11/18 Rumania 3 – 0 Lithuania

21/11/18 Serbia 4 – 0 Lithuania

23/03/19 Luxembourg 2 – 1 Lithuania

25/03/19 Azerbaijan 0 – 0 Lithuania

08/06/19 Lithuania 1 – 1 Luxembourg

Prediksi Line Up Serbia vs Lithuania

Serbia (3-5-2): M. Dmitrovic; A. Kolarov, U. Spajic, N. Milenkovic; F. Kostic, A. Ljajic, D. Tadic, N. Maksimovic, M. Gacinovic; L. Jovic, A. Prijovic.

Lithuania (4-2-3-1): D. Bartkus; D. Simkus, L. Klimavicius, M. Palionis, V. Andriuskevicius; M. Vorobjovas, V. Slivka; A. Novikovas, P. Golubickas, N. Valskis; F. Cernych.

Prediksi Skor Serbia vs Lithuania: 3 – 0

Bagaimana dengan prediksimu? Nah, sambi melihat jalannya pertandingan internasional di FIFA Matchday kali ini tidak ada salahnya kamu mencoba peruntungan dengan bermain Maxbet hanya di Riropalace.net.

Luar Biasa! 5 Pemain Ini Mampu Cetak Lebih dari 10 Gol Dalam Satu Pertandingan

Mencetak hattrick atau quatrick dalam sebuah pertandingan tentunya bukanlah hal yang mudah, terutama jika pertandingan terjadi di level atas. Oleh sebab itu, catatan tersebut biasanya hanya mampu ditorehkan oleh para pemain bintang yang memang telah terbukti skil dan kemampuannya. Sampai saat ini banyak yang menganggap bahwa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah pemain yang sudah akrab dengan catatan hattrick atau quatrick. Karena memang keduanya sering kali mencetak 3 hingga 4 gol hanya dalam satu pertandingan.

Namun pada kenyataannya ada beberapa pemain yang mampu mencetak lebih dari quatrick dan bahkan mereka mampu mencetak 10 gol hanya dalam satu pertandingan. Namun sayangnya keberhasilan mereka tidak terekspose oleh media, sehingga tidak banyak orang yang mengetahuinya. Oleh sebab itu, ini adalah saat yang tepat untuk mengulik informasi mengenai 5 pemain yang mampu mencetak lebih dari 10 gol dalam satu pertandingan.

Joe Payne

Nama pertama adalah Joe Payne, yang menurut informasi lebih akrab bermain di Divisi 3 Liga Inggris. Meskipun namanya tak banyak dikenal, namun Joe berhasil mencatat prestasi yang membanggakan, di mana dirinya mampu mencetak 10 gol sekaligus ketika membela Luton Towns dalam pertandingan melawan Bristol Rovers pada 13 April 1936 silam. Pada laga itu sendiri Luton Towns menang dengan skor telak 12-0.

Malika-e-Noor

Malike-e-Noor bisa dibilang menjadi pemain sepak bola wanita paling dikenang yang mampu mencetak lebih dari 10 gol dalam satu pertandingan. Pada September 2011 yang lalu Malika berhasil mencetak 14 gol ketika membela Young Rising Star melawan Margala dalam laga lanjutan sepak bola wanita Pakistan. Skor akhir pada pertandingan itu adalah 25 – 0 untuk kemenangan Young Rising Star.

Cosmina Dusa

Jika Malika berhasil mencetak 14 gol, kali ini Cosmina Dusa yang juga merupakan pemain sepak bola wanita pernah berhasil mencetak lebih dari 10 gol dalam satu pertandingan, tepatnya sebanyak 13 gol ketika membela CFF Olimpia Cluj pada laga melawan CFF Clujana pada 31 Oktober 2010 dalam laga lanjutan Liga 1 Femini (liga sepak bola wanita di Rumania).

John Petrie

Menurut catatan John Petrie adalah pemain milik klub asal Skotlandia, Arbroath FC, yang mampu mencetak 13 gol sekaligus hanya dalam satu pertandingan. Hal itu terjadi pada saat dirinya bermain melawan Bon Accord pada 12 September 1885 silam, di mana skor akhir pertandingan sangat mencolok, yakni 36-0.

Debbie McWhinnie

Yang terakhir adalah Debbie McWhinnie, pemain sepak bola wanita lainnya yang berhasil mencetak 10 gol dalam satu pertandingan. Debbie yang kala itu bermain membela Hibernian berhasil mengalahkan East Kilbride dengan skor 17-0 dalam laga lanjutan Liga Primer Wanita Skotlandia.

Untuk kamu yang ingin meraih kesempatan menang yang lebih besar dalam permainan casino, sbobet, atau poker online, terus pantengin Imagerous.com dan kunjungi Genericcialisordercialisumyv.com. Jangan sia-siakan kesempatan emasmu untuk menang!

3 Alasan yang Membuat Philippe Coutinho Tak Layak Dilepas Barcelona

Barcelona mendatangkan Philippe Coutinho dari Liverpool pada musim dingin 2018 yang lalu dengan nilai transfer sebesar 145 juta euro atau setara 2,3 triliun rupiah. Tingginya harga yang harus ditebus oleh Barcelona tidak lepas dari penampilan apik pemain asal Brasil tersebut, di mana sejak musim 2015/16 dia berhasil mencetak lebih dari 10 gol untuk Liverpool.

Namun sayangnya harapan Barcelona untuk mendapat servis yang memuaskan dari Coutinho tidak sesuai dengan kenyataan. Karena pemain asal Brasil tersebut justru tampil inkonsisten bersama Barcelona, di mana sepanjang musim 2018/19 dirinya hanya mampu mencetak 5 gol dan menyumbang 2 assists dari 34 penampilannya di La Liga. Tentu saja itu adalah catatan yang sangat mengenaskan dari seorang pemain berharga lebih dari 2 triliun rupiah.

Meskipun demikian, Barcelona tidak perlu terlalu terburu-buru untuk menjual Coutinho. Karena masih ada 3 alasan lain seperti yang berikut ini yang membuat Barcelona tidak boleh gegabah melepas Coutinho.

Tidak Ada Pemain yang Lebih Bagus di Skuat

Selama 5 musim bersama Liverpool, Coutinho mampu mencatat 125 penampilan di Liga Premier Inggris, menyumbang 35 assists dan mencetak 41 gol. Tentu saja itu adalah sebuah catatan yang harus dipertimbangkan oleh Barcelona. Jika harus menjualnya, saat ini Barcelona belum memiliki sosok pemain pengganti yang kualitasnya lebih baik atau minimal sepadan dengan Coutinho. Jika mereka terpaksa menjual Coutinho, tentu saja Barcelona dipastikan akan merogoh kocek cukup dalam untuk membeli pemain yang kualitas lebih baik dari mantan pemain Inter Milan tersebut.

Coutinho Berpeluang Menunjukkan Penampilan Terbaiknya

Barcelona selayaknya memberikan Coutinho kesempatan di musim penuh keduanya. Karena tidak semua pemain bisa cepat beradaptasi dengan kultur sepak bola di Spanyol, terlebih musim 2018/19 masih merupakan musim penuh perdana Coutinho membela Barcelona. Oleh sebab itu, Coutinho masih memiliki peluang untuk menunjukkan penampilan terbaiknya di musim 2019/20.

Mengalami Kerugian Finansial

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Barcelona mendatangkan Coutinho dengan nilai transfer 145 juta euro. Namun ada kabar yang menyebutkan bahwa mereka akan melepas sang pemain hanya di harga 80 juta euro atau 1,27 triliun rupiah di bursa transfer musim panas 2019. Jika harus menjualnya, tentu saja Barcelona akan mengalami kerugian sekitar 1 triliun rupiah.

Gak mau rugi dalam permainan casino atau poker online, langsung saja kunjungi Genericcialisordercialisumyv.com. Kamu juga bisa update informasimu seputar prediksi bola hanya di Imagerous.com, dijamin akurat dan kamu tidak akan salah pilih tim dalam bursa taruhan.

Luka Jovic Harus Berhati-Hati, Ini 3 Sejarah Suram Pemain Serbia di Real Madrid

Real Madrid baru saja mengumumkan bahwa mereka telah resmi mendapatkan tanda tangan striker Eintracht Frankfurt asal Serbia, Luka Jovic. Menurut informasi, Jovic didatangkan Real Madrid dengan nilai transfer sekitar 60 juta euro atau hampir menyentuh angka 1 triliun rupiah. Tingginya harga Jovic tidak lepas dari penampilan apiknya di musim lalu, di mana pemain 21 tahun itu total berhasil mencetak 27 gol di Bundesliga dan Liga Europa.

Dengan catatan tersebut, tentu saja Jovic diharapkan mampu menambah daya dobrak Real Madrid di musim depan. Karena pada musim 2018/19 kali ini lini depan Real Madrid seakan kesulitan untuk mencetak gol sepeninggal bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo yang memutuskan untuk pindah ke Juventus.

Meskipun dieluh-eluhkan bakal mencapai kesuksesan bersama Real Madrid, namun Jovic harus berhati-hati karena berdasarkan sejarah banyak pemain Serbia yang menemui kegagalan ketika bermain bersama Los Blancos. Berikut adalah 3 sejarah suram pemain asal Serbia di Real Madrid.

Milan Jankovic

Milan Jankovic adalah pemain pertama Serbia (kala itu masih bernama Yugoslavia) yang bergabung bersama Real Madrid, tepatnya pada tahun 1987 yang lalu dari Red Star Belgrade. Namun penampilan Milan bersama Real Madrid kurang bersinar, di mana dirinya hanya mampu mencatat 38 penampilan di musim perdananya dan langsung dilepas ke klub Belgia, Anderlecht.

Dejan Petkovic

Kemudian ada nama Dejan Petkovic yang pernah bergabung bersama Real Madrid pada musim 1995/96 setelah didatangkan dari klub lokal Serbia, Red Star Belgrade. Perannya sebagai pemain tengah dianggap gagal memenuhi ekspetasi yang dibebankan Real Madrid, dan membuatnya langsung dipinjamkan ke Sevilla pada tahun 1996. Karier Petkovic bersama Real Madrid pun cukup suram, karena dirinya lebih banyak dipinjamkan ke klub lain hingga pada akhirnya dilepas ke klub Brasil, Vitoria pada tahun 1997.

Perica Ognjenovic

Real Madrid kembali mendatangkan pemain Serbia milik Red Star Belgrade, kali ini mereka mendatangkan Perica Ognjenovic pada musim 1999/00. Namun Perica juga gagal bersama Real Madrid, di mana dirinya lebih banyak duduk di bangku cadangan dan hanya mampu mencatat total 22 penampilan hingga akhirnya dilepas ke FC Kaiserslautern pada 2002.

Kalau kamu gak ingin memiliki kesialan dalam bermain Sbobet casino, langsung saja klik 988Sport.net dan dapatkan banyak keuntungannya.

Resmi, Ivan Kolev Mengundurkan Diri dari Persija Jakarta

Liga 1 2019 memang baru berlangsung selama 3 pekan, namun demikian kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu sudah memakan satu korban. Melalui akun resminya, Persija Jakarta mengumumkan bahwa pelatih kepala mereka asal Bulgaria, Ivan Kolev memutuskan untuk mengundurkan diri pada Senin (03/06) malam WIB. Dengan demikian, manajemen Persija dipastikan akan segera mengadakan rapat untuk menentukan siapa pelatih yang akan menggantikan Kolev di kursi pelatih Persija.

Keputusan Ivan Kolev Cukup Mengejutkan

Keputusan Kolev untuk mengundurkan diri memang cukup mengejutkan, mengingat Liga 1 2019 baru berjalan tiga pekan. Tentu saja hasil Persija di tiga pekan perdana tidak bisa dijadikan sebuah patokan untuk menentukan kesuksesan Kolev sebagai juru racik.

Namun memang harus diakui bahwa prestasi Kolev bersama Persija di Liga 1 2019 cukup buruk. Karena dari tiga pertandingan yang telah dijalani, Persija yang berstatus sebagai juara bertahan Liga 1 hanya mampu meraih 1 kali hasil imbang dan menelan 2 kekalahan. Hasil imbang sendiri diraih Persija saat mereka berhadapan dengan Barito Putera, di mana kala itu Ismed Sofyan dkk berhasil mengakhiri laga dengan skor 1-1. Sementara dua kekalahan yang didapatkan Persija masing-masing diraih saat mereka berhadapan dengan PSIS Semarang dan Bali United, masing-masing dengan skor 2-1 dan 1-0. Kalau kamu tidak ingin bernasib serupa dengan Persija dalam bermain Play1628, langsung saja klik Lojistiksektoru.com dan dapatkan kesempatan menang yang lebih besar di sana.

Kolev Mulai Melatih Persija pada Januari 2019

Sekedar informasi, Kolev yang juga pernah melatih Timnas Indonesia di Piala Asia 2007 itu ditunjuk untuk menangani Persija pada Januari 2019 yang lalu. Dia ditunjuk sebagai pelatih untuk menggantikan posisi Stefano Cugurra Teco yang memilih untuk mundur dan kemudian berlabuh bersama Bali United.

Menggantikan Teco tentu saja bukan perkara yang mudah, karena arsitek asal Brasil itu sukses menorehkan catatan manis bersama Persija, yakni dengan mempersembahkan gelar juara Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018. Keberhasilan Teco membuat para suporter Persija memiliki harapan tinggi pada Kolev. Namun dengan kegagalannya di tiga laga perdana Liga 1 2019, suporter tim Macan Kemayoran pun terus menyuarakan desakan agar Kolev segera mengundurkan diri. Desakan itu pun akhirnya didengarkan oleh Kolev, dan ia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.